Home / NATIONAL

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Wapres Gibran Dorong Inovasi Pembelajaran untuk Percepat Pendidikan di Indonesia Timur

JAKARTA|Atisinews.com — Wakil Presiden Gibran Rakabuming mendorong penguatan inovasi pembelajaran untuk mempercepat peningkatan kualitas pendidikan di kawasan Indonesia Timur. Hal tersebut dibahas saat Wapres menerima jajaran Ruang Aksi Pemimpin Indonesia (RAPI) di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2026).

Dalam pertemuan itu, RAPI menyampaikan sejumlah pemikiran dan hasil studi terkait pengembangan pendidikan di wilayah yang membutuhkan perhatian khusus. Salah satu pendekatan yang menjadi pembahasan adalah penggunaan Metode GASING atau Gampang, Asyik, dan Menyenangkan untuk membantu anak menguasai kemampuan dasar membaca dan berhitung.

Wapres menilai metode pembelajaran yang dikembangkan Profesor Yohanes Surya tersebut dapat menjadi salah satu pendekatan untuk membuat proses belajar lebih menarik bagi anak. Pembelajaran dilakukan melalui aktivitas yang menyenangkan, termasuk bernyanyi dan bermain.

“Tadi kan dibahas masalah anak-anak yang belum bisa membaca, belum bisa berhitung, saya kira dengan Metode GASING ini mereka bisa cepat masuk. Jadi belajar sambil bernyanyi, bermain game,” ujar Gibran.

Baca Juga  Prabowo Tiba di Jakarta Usai KTT BRICS 2026

Menurut Wapres, penerapan metode tersebut membutuhkan dukungan tenaga pelatih yang memadai. Karena itu, ia membuka peluang kolaborasi dengan RAPI untuk memperluas penerapan metode pembelajaran inovatif tersebut di berbagai daerah.

“Ini mungkin ke depan bisa kita kolaborasikan Pak. Profesor Yohanesnya turun langsung ke sini,” kata Wapres.

Pembahasan juga mencakup pendekatan pendidikan yang disesuaikan dengan kondisi sosial dan budaya masyarakat Papua. Salah satu contoh yang disoroti adalah Sekolah Lapang Sagu di Kabupaten Asmat, Papua Selatan. Program tersebut memadukan proses pendidikan dengan pengetahuan lokal serta praktik masyarakat dalam mengelola potensi sagu.

Pendekatan tersebut juga diarahkan pada pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan hilirisasi sagu. Dengan demikian, pendidikan tidak hanya berorientasi pada kegiatan belajar di sekolah, tetapi juga dapat terhubung dengan potensi ekonomi dan kehidupan masyarakat setempat.

Baca Juga  Gibran Hormati Putusan MK, Pilih Fokus Jalankan Tugas untuk Masyarakat

Pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina RAPI, Jimmy Boaz Oentoro, mengatakan pihaknya turut menyerahkan white paper kepada Wapres. Dokumen tersebut berisi pemikiran, hasil studi, serta rekomendasi RAPI mengenai langkah percepatan peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia Timur.

Jimmy mengatakan kajian RAPI dibangun berdasarkan pengalaman dan case study yang dilakukan selama hampir tiga tahun. Program yang dijalankan mencakup pembangunan sekolah, penanganan stunting, kesehatan anak sekolah, pemberdayaan keluarga, hingga transformasi komunitas.

“Hari ini pertemuan yang sangat hangat dengan Bapak Wapres Mas Gibran Rakabuming Raka untuk memberikan white paper, pemikiran-pemikiran kepada beliau dari tim kami bagaimana akselerasi pendidikan khususnya di Indonesia Timur,” ujar Jimmy.

Ia menambahkan, pengalaman lapangan tersebut menjadi bagian penting dari rekomendasi yang disampaikan kepada pemerintah. RAPI berharap berbagai pemikiran dan hasil studi tersebut dapat mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan sekaligus pemberdayaan masyarakat di Indonesia Timur.***

Share :

Baca Juga

NATIONAL

Buka Kongres API, Wapres Gibran Serukan Perkuat Toleransi

NATIONAL

Subsidi Pemerintah Pangkas Pelunasan Haji 2027 Jadi Rp23,2 Juta

NATIONAL

Gibran Hormati Putusan MK, Pilih Fokus Jalankan Tugas untuk Masyarakat

NATIONAL

Kejagung Siapkan Penyerahan Uang Rp13,2 Triliun kepada Negara

NATIONAL

MK Nyatakan Sengketa Ijazah Gibran Tak Dapat Diterima

NATIONAL

Prabowo Sebut Kemenangan Indonesia atas Thailand Bersejarah

NATIONAL

Prabowo Tekankan Bakom Serap Aspirasi dan Kritik Masyarakat

NATIONAL

Pratikno Pimpin Wantimpres, Prabowo Lantik 26 Tokoh di Istana Negara