Home / VARIETY AND EVENT

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Wilianto Tanta Tekankan Kerukunan di HUT Marga Wang

JAKARTA|Atisinews.com – Ketua Umum Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI), Wilianto Tanta, menekankan pentingnya menjaga kerukunan, memperkuat persaudaraan, dan meningkatkan kontribusi sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 Perkumpulan Marga Wang (Ong) Indonesia di Suncity, Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Perayaan satu dekade organisasi tersebut dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Perkumpulan Marga Wang Indonesia periode 2026–2031. Wilianto menyampaikan ucapan selamat atas perjalanan organisasi selama sepuluh tahun serta berharap kepengurusan baru dapat memperkuat solidaritas internal dan meningkatkan peran organisasi di tengah masyarakat.

Menurut Wilianto, organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting dalam merawat keberagaman dan memperkokoh persatuan bangsa. Karena itu, kebersamaan antaranggota perlu terus dipelihara melalui kegiatan yang tidak hanya mempererat hubungan kekeluargaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Baca Juga  Insiden Toilet Bali, Billy Syahputra Persoalkan Privasi Anak

Ia juga mendorong keluarga besar Marga Wang Indonesia untuk menjadikan momentum pergantian kepengurusan sebagai kesempatan memperkuat komitmen sosial. Kerukunan, menurut pesan yang disampaikannya, perlu diwujudkan melalui tindakan dan program yang berkelanjutan, bukan sekadar menjadi slogan organisasi.

PSMTI sendiri merupakan organisasi sosial, budaya, dan kemasyarakatan yang berasaskan Pancasila serta berlandaskan Undang-Undang Dasar 1945. Organisasi ini tidak berpolitik praktis dan bukan merupakan partai politik. PSMTI dideklarasikan di Gedung Sigala-gala, Sunter, Jakarta, pada 28 September 1998, dengan Brigjen TNI (Purn.) Tedy Jusuf sebagai ketua umum pendiri.

PSMTI berdiri setelah terjadinya kerusuhan nasional pada 13–14 Mei 1998. Dalam perkembangannya, organisasi ini memperluas jaringan kepengurusan ke berbagai daerah dan mendorong masyarakat Tionghoa untuk berkontribusi dalam bidang sosial, budaya, ekonomi, serta pembangunan nasional.

Baca Juga  OCI Bawa 60 Penjaga Negeri Indonesia Menuju Vatikan

Selain kegiatan sosial dan kebudayaan, PSMTI juga menyuarakan penggunaan istilah “Tionghoa” sebagai pengganti penyebutan “Cina”, sejalan dengan Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2014. Upaya tersebut menjadi bagian dari dorongan untuk membangun pemahaman yang lebih baik mengenai penggunaan istilah dan identitas masyarakat Tionghoa di Indonesia.

Melalui momentum HUT ke-10 Perkumpulan Marga Wang Indonesia, penguatan persaudaraan dan kerukunan diharapkan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kepedulian sosial. Sinergi antarorganisasi kemasyarakatan menjadi salah satu upaya untuk merawat keberagaman sekaligus memperkuat persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.***

Share :

Baca Juga

VARIETY AND EVENT

Polemik Suap! Botok Tantang Dua Hakim, Gelar Sumpah Pocong

VARIETY AND EVENT

Setelah Kemarau Panjang, Hujan Deras Guyur Tangerang, Jakarta dan Depok

VARIETY AND EVENT

Wayang Jurnalis 2026 Hadirkan 12 Wartawan di Panggung

CELEBRITY NEWS - ENTERTAINMENT

Dugaan Investasi Emas Rp25 Miliar, Jennifer dan Kirana Klarifikasi

CELEBRITY NEWS - ENTERTAINMENT

Insiden Toilet Bali, Billy Syahputra Persoalkan Privasi Anak

CELEBRITY NEWS - ENTERTAINMENT

Ci Mehong Pilih Jalur Hukum, Perkara Dugaan Manipulasi Konten Berlanjut

VARIETY AND EVENT

PWI Jaya Perkuat Profesionalisme Pers, 24 Wartawan Ikuti UKW Angkatan ke-66

SPORT

Indonesia Bidik Emas Usai Fitriani/Fadona Lolos ke Final