Home / INTERNATIONAL

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Paus Leo XIV Didiagnosis Kanker Paru-paru, Operasi Berhasil

ROMA|Atisinews.com – Paus Leo XIV didiagnosis mengidap kanker paru-paru jenis adenokarsinoma setelah menjalani operasi pengangkatan tumor di Rumah Sakit Gemelli, Roma, Italia, Selasa, 13 Oktober 2026. Operasi tersebut dinyatakan berhasil tanpa komplikasi, sementara kondisi pemimpin Gereja Katolik itu dilaporkan membaik berdasarkan keterangan resmi Vatikan.

Diagnosis kanker paru-paru tersebut dikonfirmasi melalui pemeriksaan jaringan selama operasi. Tim dokter mengangkat lobus bawah paru-paru kanan Paus Leo XIV menggunakan teknik bedah berbantuan video. Menurut pernyataan Kantor Pers Takhta Suci, tindakan medis berlangsung sesuai rencana dan Paus kembali ke kamar perawatan setelah menjalani pemantauan.

Pada Rabu, 14 Oktober 2026, Vatikan melaporkan bahwa Paus Leo XIV melewati malam dengan tenang. Dokter Luigi Carbone dan ahli bedah toraks Stefano Margaritora menyampaikan perkembangan medis pascaoperasi. Paus juga dilaporkan mulai berjalan, makan secara normal, dan menjalani fisioterapi pernapasan. Hasil pemeriksaan darah serta rontgen dada menunjukkan perkembangan pascaoperasi dalam batas yang diharapkan.

Baca Juga  Security and Bodyguard Functions in the Eyes of the International Community: A Global Security Pillar

Sebelum operasi, Paus Leo XIV mengungkapkan bahwa dokter menemukan nodul kecil di paru-parunya saat pemeriksaan kesehatan. Nodul tersebut dinilai terlokalisasi dan terdeteksi pada tahap awal. Direktur Kantor Pers Takhta Suci, Matteo Bruni, turut menyampaikan informasi mengenai rencana operasi dan perkiraan pemulihan. Seluruh agenda publik Paus ditangguhkan hingga 20 Oktober 2026 untuk mendukung proses pemulihan.

Adenokarsinoma paru merupakan salah satu jenis kanker paru-paru yang berkembang dari sel kelenjar. Menurut informasi medis yang dihimpun Reuters pada 14 Oktober 2026, penyakit ini dapat menyerang perokok maupun orang yang tidak merokok. Gejalanya antara lain batuk berkepanjangan, sesak napas, nyeri dada, dan penurunan berat badan, meskipun pada tahap awal penyakit ini bisa tidak menimbulkan gejala yang jelas.

Baca Juga  Raja Salman Kutuk Upaya Houthi Targetkan Makkah

Penanganan adenokarsinoma paru bergantung pada stadium kanker, lokasi tumor, serta kondisi pasien. Operasi pengangkatan jaringan paru yang terkena dapat menjadi pilihan apabila tumor masih terlokalisasi. Dokter dapat mempertimbangkan kemoterapi, radioterapi, terapi target, atau imunoterapi sesuai hasil pemeriksaan lanjutan. Hingga laporan ini disusun, informasi mengenai penyebaran kanker dan kebutuhan terapi tambahan bagi Paus Leo XIV belum diumumkan secara lengkap oleh Vatikan.

Keberhasilan operasi menjadi perkembangan positif bagi proses pemulihan Paus Leo XIV, tetapi belum cukup untuk memastikan prognosis jangka panjang. Hasil pemeriksaan jaringan dan evaluasi lanjutan tetap diperlukan untuk menentukan langkah medis berikutnya. Vatikan menyatakan pemulihan berlangsung sesuai harapan, sementara perhatian kini tertuju pada perkembangan kesehatan Paus dan kemungkinan penyesuaian agenda perjalanan luar negerinya pada November 2026.***

Share :

Baca Juga

INTERNATIONAL

Serangan Houthi Kembali Guncang Bandara Riyadh, PBB Bereaksi

INTERNATIONAL

Ratu Thailand Terbang Sendiri dengan Jet Tempur Gripen

INTERNATIONAL

Ribuan Mahasiswa Brasil Turun ke Jalan, Tolak Kembalinya Bolsonaro

INTERNATIONAL

Indonesia Juara ASEAN Cup 2026 Setelah Menang Dramatis atas Thailand

INTERNATIONAL

Rudal Balistik Korut Meluncur 700 Km, Seoul Perketat Kewaspadaan

INTERNATIONAL

Garuda Pesta Gol, Timnas Indonesia Taklukkan Bangladesh 9-2 dan Tembus Final

INTERNATIONAL

Siti Hasmah, Istri Mahathir Mohamad, Wafat di Usia 100 Tahun

INTERNATIONAL

Jinping di Gedung Putih, Trump Bahas AI dan Dagang