Home / LOCAL INFORMATION

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Peluang Usaha dari Sampah, PT Gema Nirmala dan DLH Medan Latih Budidaya Maggot

MEDAN|Atisinews.com – Pengelolaan sampah organik tidak hanya menjadi upaya menjaga lingkungan, tetapi juga dapat membuka peluang usaha bagi masyarakat. PT Gema Nirmala Indonesia bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan mengadakan pelatihan dasar budidaya maggot pada Rabu (14/10/2026) di Kota Medan, Sumatera Utara.

Direktur PT Gema Nirmala Indonesia, Elmi Rosenta Sinaga, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut memperkenalkan pemanfaatan larva lalat tentara hitam atau Black Soldier Fly (BSF) untuk mengurai sampah organik. Peserta diharapkan memahami teknik dasar budidaya maggot yang dapat diterapkan sebagai bagian dari pengelolaan sampah sekaligus kegiatan produktif bernilai ekonomi.

Budidaya maggot menghasilkan sejumlah produk yang berpotensi dimanfaatkan masyarakat. Larvanya dapat digunakan sebagai bahan pakan ternak, sedangkan sisa pengolahan yang dikenal sebagai kasgot berpotensi dimanfaatkan sebagai pupuk organik. Dengan demikian, sampah yang sebelumnya dibuang dapat diolah menjadi bahan yang memiliki nilai guna dan nilai jual.

Baca Juga  Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Gunung Masih Waspada

Pelatihan tersebut diikuti sekitar 10 peserta terpilih dari masyarakat umum, penggiat lingkungan, mahasiswa Universitas Sumatera Utara, serta unsur pengelola sampah. Para peserta memperoleh pengenalan langsung mengenai proses budidaya maggot dan pemanfaatan hasilnya di lokasi budidaya PT Gema Nirmala Indonesia.

Elmi menerangkan, kebutuhan sampah organik untuk budidaya bergantung pada jenis bahan yang digunakan. Sebagai gambaran, sekitar 8–10 kilogram sampah organik, terutama yang didominasi kulit sayuran, dapat dibutuhkan untuk menghasilkan sekitar satu kilogram maggot berukuran besar. Masa panen juga bergantung pada kondisi pemeliharaan, dengan perkiraan sekitar 14 hari setelah telur menetas.

Baca Juga  Banjir Kepung Padang, 498 Warga Terdampak dan 238 Dievakuasi

“Harapan kami masyarakat semakin sadar terhadap persoalan sampah. Apa yang bisa kita lakukan mulai dari diri sendiri adalah memilah sampah dengan baik. Kalau sudah terpilah, penanganannya jauh lebih mudah,” ujar Elmi.

Melalui pelatihan ini, PT Gema Nirmala Indonesia dan DLH Kota Medan diharapkan dapat mendorong keterlibatan masyarakat dalam mengurangi sampah organik dari sumbernya. Tantangan berupa keterbatasan pasokan sampah yang telah dipilah perlu diatasi melalui edukasi dan kerja sama berkelanjutan agar budidaya maggot dapat berkembang sebagai salah satu solusi lingkungan sekaligus peluang ekonomi masyarakat.***

Share :

Baca Juga

LOCAL INFORMATION

Pramono Minta Kasus Pemukulan Satpol PP di Bulungan Tetap Diproses 

EDUCATIONAL

Pramono Anung Apresiasi Gedung SDN 05 Pekayon dan SMPN 91 Jakarta yang Kini Lebih Modern

LOCAL INFORMATION

Lapak Barang Bekas Terbakar di Kalideres, 12 Mobil Damkar Dikerahkan

LOCAL INFORMATION

BMKG Ingatkan Bahaya Gelombang 4 Meter di Perairan Sumut

LOCAL INFORMATION

Banjir Kepung Padang, 498 Warga Terdampak dan 238 Dievakuasi

LOCAL INFORMATION

Dugaan Kekerasan terhadap Jurnalis tvOne di Baubau, Insan Pers Desak Penegakan Hukum

LOCAL INFORMATION

Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Gunung Masih Waspada

LOCAL INFORMATION

Pramono Siapkan Penataan Tanah Abang, Tiga Kelurahan Jadi Sasaran