Home / LOCAL INFORMATION

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Banjir Kepung Padang, 498 Warga Terdampak dan 238 Dievakuasi

PADANG|Atisinews.com  – Banjir yang melanda Kota Padang, Sumatera Barat, pada Sabtu (10/10/2026), mengakibatkan ratusan warga terdampak dan memaksa sebagian masyarakat meninggalkan tempat tinggal mereka. Berdasarkan laporan sementara hingga pukul 22.45 WIB, sebanyak 498 jiwa terdampak, sementara 238 jiwa telah dievakuasi oleh petugas gabungan.

Hujan deras yang mengguyur sejak siang hari memicu genangan di sejumlah kawasan. Tiga kecamatan yang dilaporkan terdampak meliputi Kuranji, Koto Tangah, dan Nanggalo. Data sementara juga mencatat sekitar 120 rumah terendam banjir sehingga aktivitas masyarakat terganggu.

Proses penyelamatan berlangsung di sejumlah titik yang sulit dijangkau akibat genangan air. Tim SAR gabungan dikerahkan untuk membantu warga menuju tempat yang lebih aman dengan menggunakan perahu dan perlengkapan evakuasi. Di kawasan Perumahan Lumin Park, Kecamatan Koto Tangah, sebanyak 178 jiwa dilaporkan telah dievakuasi.

Baca Juga  Prabowo Siapkan BSU Rp900 Ribu untuk 13,3 Juta Pekerja

Selain merendam rumah warga, banjir juga menimbulkan kerusakan bangunan. Di Kecamatan Kuranji, empat rumah dilaporkan mengalami kerusakan sedang dan satu rumah mengalami kerusakan berat. Sementara itu, akses jalan di sekitar kawasan PDAM Guo dilaporkan terputus sehingga membutuhkan perhatian petugas.

Peristiwa tersebut turut menjadi perhatian anggota Komisi VII DPR RI, Athari Gauthi Ardi. Ia menekankan pentingnya mengutamakan keselamatan warga, mempercepat proses evakuasi, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi, khususnya bagi anak-anak dan warga lanjut usia.

Baca Juga  Jual SIM Palsu Lewat Medsos, 8 Tersangka Diciduk Polisi

BPBD Kota Padang mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang apabila hujan deras kembali terjadi. Warga yang tinggal di kawasan rawan bencana diminta mengikuti arahan petugas serta segera menuju tempat aman jika kondisi membahayakan.

Hingga Sabtu malam, data warga terdampak dan kerusakan masih bersifat sementara dan dapat berubah mengikuti hasil pendataan di lapangan. Informasi lanjutan mengenai penanganan bencana dapat dipantau melalui kanal resmi BPBD Kota Padang dan instansi pemerintah terkait.

Share :

Baca Juga

LOCAL INFORMATION

Pramono Minta Kasus Pemukulan Satpol PP di Bulungan Tetap Diproses 

EDUCATIONAL

Pramono Anung Apresiasi Gedung SDN 05 Pekayon dan SMPN 91 Jakarta yang Kini Lebih Modern

LOCAL INFORMATION

Lapak Barang Bekas Terbakar di Kalideres, 12 Mobil Damkar Dikerahkan

LOCAL INFORMATION

BMKG Ingatkan Bahaya Gelombang 4 Meter di Perairan Sumut

LOCAL INFORMATION

Dugaan Kekerasan terhadap Jurnalis tvOne di Baubau, Insan Pers Desak Penegakan Hukum

LOCAL INFORMATION

Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Gunung Masih Waspada

LOCAL INFORMATION

Pramono Siapkan Penataan Tanah Abang, Tiga Kelurahan Jadi Sasaran

LOCAL INFORMATION

Medan Siapkan 10.000 CCTV untuk Perkuat Keamanan Kota