Home / ARMY - POLICE

Minggu, 27 September 2026 - 05:35 WIB

Drone EagleEye Bawa Kemenhut Juara I Piala Panglima TNI

SERPONG|Atisinews.com – Inovasi teknologi drone EagleEye Tactical SAR System mengantarkan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) meraih Juara I Open Tournament Piala Panglima TNI 2026. Penghargaan tersebut diraih pada kategori Pengembangan Drone Militer, SAR dan Bantuan Bencana dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI.

Kompetisi tersebut berlangsung pada 22–26 September 2026 di Kodiklat TNI, Serpong, Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Ajang ini diikuti 41 peserta dari berbagai unsur, mulai dari TNI, perguruan tinggi, kementerian, perusahaan hingga masyarakat umum.

EagleEye Tactical SAR System dikembangkan Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan, Kementerian Kehutanan. Sistem tersebut dirancang sebagai platform Drone Command Center untuk pemantauan taktis secara real-time, dengan menggabungkan penginderaan jauh melalui drone dan analisis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Baca Juga  Satpam Profesional: Tegakkan SOP, Jaga Martabat, Raih Prestasi dalam Menjalankan Tugas

Teknologi tersebut difokuskan untuk mendukung operasi pencarian dan penyelamatan atau SAR. EagleEye juga dapat membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), antara lain melalui pemantauan titik api dan ketebalan asap, identifikasi petugas pemadam, serta identifikasi satwa liar berbasis AI.

Sistem EagleEye menggunakan Cloud AI Server untuk analisis dengan presisi tinggi ketika koneksi internet tersedia dan Local Edge AI Agent ketika tim beroperasi di wilayah terisolasi atau mengalami keterbatasan jaringan. Teknologi ini juga dilengkapi pemrosesan citra malam hari, analisis video pascapenerbangan dan distribusi peringatan taktis dengan latensi rendah.

Baca Juga  SPPG Polri Palmerah Jadi Rujukan Pengelolaan MBG

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyambut baik capaian tersebut. Ia berharap inovasi EagleEye terus dikembangkan dan dapat dimanfaatkan secara lebih luas, terutama untuk mendukung penanganan Karhutla serta penyelamatan satwa liar di berbagai daerah.

Keberhasilan ini menunjukkan pemanfaatan teknologi drone dan AI tidak hanya untuk pemantauan udara, tetapi juga dapat diarahkan untuk mempercepat pencarian dan pertolongan, mendukung bantuan kemanusiaan, pengendalian Karhutla, serta perlindungan satwa liar.***

Share :

Baca Juga

ARMY - POLICE

KSAD Pastikan Tindak Tegas Kasus Judol di Rumah Dinas

ARMY - POLICE

Tiga Pilar Tambora Gelar Grebek Koramil, Perkuat Sinergi TNI-Polri

ARMY - POLICE

HUT ke-81 TNI, Kapolri Suyudi: Beda Seragam, Satu Tekad untuk Negeri

ARMY - POLICE

HUT ke-81 TNI, Penguatan Alutsista dan Profesionalisme Prajurit Jadi Kunci Pertahanan

ARMY - POLICE

Mutasi Polri, Sonny Irawan Kembali ke Sumut untuk Pimpin Polda

ARMY - POLICE

Misteri Pelantikan Kapolda Metro Jaya, Dadang Hartanto Masih Umrah

ARMY - POLICE

Arman Achdiat Pimpin Polda Riau, Herry Heryawan ke Mabes Polri

ARMY - POLICE

Suyudi Rotasi 88 Perwira Polri, Jabatan Kapolda hingga Pejabat Mabes Berubah