Home / ECONOMICS - BUSINESS

Jumat, 18 September 2026 - 04:40 WIB

Teddy Viral, Disebut Usir Pejabat dari Gerbong LRT

JAKARTA|Atisinews.com – Video Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya yang terlihat mengarahkan sejumlah pejabat keluar dari gerbong LRT yang ditumpangi Presiden Prabowo Subianto viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi saat Prabowo menjajal LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Manggarai, Rabu, 16 September 2026. Potongan video itu kemudian memunculkan beragam tafsir di tengah masyarakat, termasuk narasi bahwa Teddy “mengusir” pejabat dari gerbong Presiden.

Perjalanan tersebut dimulai dari Stasiun LRT Kelapa Gading, Jakarta Utara, dan berakhir di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta Selatan. Pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara juga mencatat Prabowo menempuh perjalanan selama sekitar 28 menit untuk melihat langsung kesiapan pelayanan LRT Jakarta.

Dalam rekaman yang dipublikasikan melalui kanal resmi Sekretariat Presiden dan kemudian diberitakan sejumlah media, Prabowo memasuki gerbong bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman, serta Teddy. Dari sisi pintu lain terlihat Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Allan Tandiono, Direktur Utama LRT Jabodebek Aditia Kesuma Negara, dan Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Iwan Takwin turut berada di gerbong tersebut.

Baca Juga  Kasus HGB Summarecon, KPK Dalami Peran Nusron Wahid

Sorotan muncul ketika Teddy menghampiri sejumlah pejabat tersebut dan melakukan gestur yang tampak seperti meminta mereka berpindah dari gerbong utama. Mereka kemudian diarahkan menuju gerbong lain. JPNN melaporkan, setelah itu gerbong yang ditempati Prabowo berisi Pramono, Dudung, Teddy, serta perwakilan pelajar dan penyandang disabilitas.

Rekaman tersebut kemudian memicu perdebatan di media sosial. Sejumlah pemberitaan menggunakan istilah “usir” untuk menggambarkan gestur Teddy, sementara pemberitaan lain memilih istilah “meminta pindah” atau “mengarahkan” pejabat keluar dari gerbong. Perbedaan sudut pandang tersebut penting dicatat karena video yang beredar merupakan potongan dari rangkaian kegiatan peresmian dan uji coba LRT.

Baca Juga  Dua Hari Jelang Ekspor ke Swedia, Mebel dan Kerajinan Kayu Jati Rp1,3 Miliar di Ngawi Ludes Terbakar

Di sisi lain, muncul pula kritik dari Direktur Eksekutif Rumah Politik Indonesia Fernando Emas. Ia menilai tindakan Teddy dalam video tersebut berlebihan dan menyebutnya sebagai sikap arogan. Pernyataan itu merupakan penilaian narasumber, bukan kesimpulan independen atas maksud Teddy dalam rekaman.

Peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Manggarai sendiri berlangsung di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta, Rabu, 16 September 2026. Dalam sambutannya, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang terlibat, termasuk Dirut Jakpro Iwan Takwin dan Dirut LRT Jakarta Aditia Kesuma Negara. Dengan demikian, fakta yang terkonfirmasi adalah adanya gestur Teddy yang mengarahkan sejumlah pejabat untuk berpindah gerbong, sedangkan penyebutan tindakan tersebut sebagai “pengusiran” merupakan tafsir yang berkembang dari video viral.***

Share :

Baca Juga

ECONOMICS - BUSINESS

Program Gentengisasi Prabowo Dimulai, 500 Ribu Genteng Dikirim dari Purwakarta

ECONOMICS - BUSINESS

Dolar AS Tembus Rp18.000, Ini Penyebab Rupiah Melemah

ECONOMICS - BUSINESS

Ekonomi Nasional Hari Ini: Rupiah Tertekan, Emas Tembus Rp2,65 Juta, Beras Masih di Atas HET

ECONOMICS - BUSINESS

10 Wisata Singapura yang Jadi Favorit Wisatawan Indonesia

ECONOMICS - BUSINESS

Hoe Nam Prawn Noodles, Sensasi Kuliner Legendaris Singapura yang Wajib Dicoba Wisatawan

ECONOMICS - BUSINESS

Detik-Detik Ibu Hamil Melahirkan di Dalam KRL

ECONOMICS - BUSINESS

Xiaomi Hadirkan 3 Wearable Baru, Intip Harga dan Speknya

ECONOMICS - BUSINESS

Josephine Simanjuntak Dorong Warga Pilah Sampah dari Rumah