Home / NATIONAL

Minggu, 12 April 2026 - 14:58 WIB

Sejarah Satpam Indonesia: Dari Gagasan Kapolri hingga Pilar Keamanan Swakarsa Nasional

JAKARTA – Satuan Pengamanan (Satpam) merupakan elemen penting dalam sistem keamanan nasional Indonesia yang berada di bawah pembinaan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kehadiran Satpam tidak lepas dari kebutuhan akan sistem keamanan berbasis partisipasi masyarakat yang mampu membantu menjaga ketertiban di lingkungan kerja, perusahaan, hingga objek vital nasional.

Gagasan pembentukan Satpam mulai muncul pada akhir 1970-an seiring pesatnya pertumbuhan industri, perbankan, dan dunia usaha di Indonesia. Pada masa itu, keterbatasan jumlah personel kepolisian menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga keamanan di seluruh wilayah, sehingga diperlukan konsep pengamanan swakarsa yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Baca Juga  Inilah SKB 3 Menteri Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027

Tokoh utama di balik lahirnya Satpam adalah Jenderal Polisi (Purn) Awaloedin Djamin, yang saat menjabat sebagai Kapolri periode 1978–1982 menggagas pembentukan sistem keamanan berbasis masyarakat tersebut. Ia melihat perlunya tenaga keamanan terlatih yang dapat membantu tugas kepolisian di lingkungan terbatas namun strategis seperti kantor, pabrik, dan kawasan industri.

Secara resmi, Satpam di Indonesia lahir pada 30 Desember 1980 melalui keputusan Kapolri, yang kemudian menjadi tonggak penting dalam sejarah pengamanan swakarsa di tanah air. Tanggal tersebut kini diperingati sebagai hari lahir Satpam Indonesia sebagai bentuk penghargaan atas peran dan kontribusinya.

Baca Juga  Prabowo Tekankan Bakom Serap Aspirasi dan Kritik Masyarakat

Pembentukan Satpam juga bertujuan menciptakan tenaga keamanan yang memiliki keterampilan dasar kepolisian terbatas, seperti penjagaan, patroli, pengaturan lingkungan kerja, serta deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan. Hal ini menjadikan Satpam sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan di sektor non-militer.

Hingga kini, Satpam terus berkembang menjadi profesi yang profesional melalui pelatihan dan sertifikasi resmi di bawah pembinaan Polri, sekaligus menjadi mitra strategis dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di seluruh Indonesia.***

Share :

Baca Juga

NATIONAL

Arrmanatha Nasir Pimpin Kemlu, Diplomasi Indonesia Hadapi Ujian Global

NATIONAL

Prabowo Lepas El-Sisi ke Mesir, Simbol Kuat Persahabatan Dua Negara

NATIONAL

Presiden Mesir Temui Prabowo di Istana Merdeka Hari Ini

NATIONAL

Prabowo Kejar Target 100 Kampung Nelayan Beroperasi pada Akhir 2026

NATIONAL

Perpres Ojol 2026 Resmi Terbit, Pengemudi Jadi Fokus Perlindungan

NATIONAL

Buka Kongres API, Wapres Gibran Serukan Perkuat Toleransi

NATIONAL

Subsidi Pemerintah Pangkas Pelunasan Haji 2027 Jadi Rp23,2 Juta

NATIONAL

Gibran Hormati Putusan MK, Pilih Fokus Jalankan Tugas untuk Masyarakat