JAKARTA|Atisinews.com – Darma Mangkuluhur Hutomo, putra Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto, resmi diangkat menjadi Komisaris Utama PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI). Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis, 8 Oktober 2026, di Jakarta. Perombakan ini mencakup seluruh jajaran direksi dan dewan komisaris perseroan. **
Perubahan kepengurusan tersebut juga menetapkan Elna Hanafi sebagai Komisaris Independen, Rudi Satwiko sebagai Direktur Utama, serta Stephanus Adi Prasetyo sebagai Direktur. Susunan baru berlaku sejak penutupan RUPSLB hingga berakhirnya masa jabatan pengurus sebelumnya pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2027.
Berdasarkan ringkasan risalah RUPSLB yang dipublikasikan melalui keterbukaan informasi pasar modal, pemegang saham menyetujui perubahan susunan pengurus perusahaan. Dengan keputusan itu, Darma mendapat tanggung jawab dalam fungsi pengawasan dan pemberian arahan strategis bagi perusahaan yang bergerak di bidang transportasi energi dan infrastruktur maritim.
Darma Mangkuluhur merupakan putra Tommy Soeharto dan Siti Hutami Endang Adiningsih, yang dikenal sebagai Tata Cahyani. Ia memiliki pengalaman di bidang pengembangan bisnis, investasi, pariwisata, perhotelan, dan properti. Sebelum ditunjuk memimpin dewan komisaris HUMI, Darma juga tercatat memegang sejumlah posisi strategis di perusahaan lain, termasuk PT Intra Golflink Resorts Tbk.
Sementara itu, Direktur Utama HUMI Rudi Satwiko menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus sebelumnya atas kontribusi mereka terhadap perkembangan perusahaan. Manajemen baru diharapkan melanjutkan penguatan tata kelola, mengoptimalkan aset dan armada, meningkatkan efisiensi operasional, serta menjaga daya saing bisnis maritim. Pihak terkait dalam perubahan ini adalah pemegang saham HUMI, Darma Mangkuluhur Hutomo, Rudi Satwiko, dan jajaran pengurus perseroan.
Perombakan pengurus tersebut menjadi bagian penting dari arah strategis HUMI ke depan. Namun, perkembangan kinerja perusahaan dan realisasi strategi manajemen baru tetap perlu dicermati melalui laporan keuangan, keterbukaan informasi, serta keputusan resmi perseroan yang dipublikasikan kepada investor dan masyarakat.***













