Home / ECONOMICS - BUSINESS

Senin, 28 September 2026 - 08:03 WIB

Ekonomi Nasional Hari Ini: Rupiah Tertekan, Emas Tembus Rp2,65 Juta, Beras Masih di Atas HET

JAKARTA|Atisinews.com – Pergerakan ekonomi nasional menjadi perhatian pada Senin (28/9/2026), terutama nilai tukar rupiah, harga emas, dan harga beras. Ketiga komoditas tersebut menunjukkan dinamika berbeda, dengan rupiah masih berada di kisaran Rp17.900 per dolar AS, sementara emas bertahan pada level tinggi dan harga beras masih berada di atas harga eceran tertinggi (HET) pemerintah.

Di pasar valuta asing, rupiah pada perdagangan Jumat (25/9) ditutup di sekitar Rp17.903 per dolar AS berdasarkan data Bloomberg. Sementara berdasarkan JISDOR Bank Indonesia, rupiah berada di Rp17.917 per dolar AS. Dalam sepekan, rupiah tercatat melemah terhadap dolar AS.

Bank Indonesia sebelumnya memutuskan mempertahankan BI-Rate di level 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur 22–23 September 2026. BI menyatakan kebijakan tersebut diarahkan antara lain untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian pasar keuangan global.

Baca Juga  Teddy Viral, Disebut Usir Pejabat dari Gerbong LRT

Sementara itu, harga emas Antam di Pegadaian pada Senin (28/9) tercatat sekitar Rp2.653.000 per gram, sedangkan harga buyback berada di Rp2.385.000 per gram. Harga tersebut dilaporkan relatif stagnan dibanding perdagangan sebelumnya.

Dari sektor pangan, harga beras masih menjadi perhatian karena sejumlah jenis beras berada di atas HET. Data PIHPS Bank Indonesia pada Minggu (27/9) menunjukkan beras medium I sekitar Rp16.600 per kilogram, sedangkan beras premium I mencapai Rp17.950 per kilogram. Harga tersebut masih berada di atas HET yang berlaku.

Baca Juga  LPG 3 Kg Meledak di Warteg Tambora Jakbar, 1 Orang Luka Bakar

Di Jakarta, data harga pangan pada 27 September juga menunjukkan beras premium Setra I berada di sekitar Rp17.000 per kilogram, sedangkan beras medium tercatat sekitar Rp13.563 per kilogram. Kondisi tersebut menunjukkan harga beras masih menjadi salah satu komponen yang perlu dicermati masyarakat dan pemerintah.

Perkembangan rupiah, emas, dan beras menjadi indikator penting bagi masyarakat karena berkaitan dengan daya beli, biaya impor, investasi, serta pengeluaran rumah tangga. Dengan demikian, pergerakan harga pada awal pekan ini masih menjadi perhatian pelaku pasar dan konsumen nasional.***

Share :

Baca Juga

ECONOMICS - BUSINESS

Program Gentengisasi Prabowo Dimulai, 500 Ribu Genteng Dikirim dari Purwakarta

ECONOMICS - BUSINESS

Dolar AS Tembus Rp18.000, Ini Penyebab Rupiah Melemah

ECONOMICS - BUSINESS

10 Wisata Singapura yang Jadi Favorit Wisatawan Indonesia

ECONOMICS - BUSINESS

Hoe Nam Prawn Noodles, Sensasi Kuliner Legendaris Singapura yang Wajib Dicoba Wisatawan

ECONOMICS - BUSINESS

Detik-Detik Ibu Hamil Melahirkan di Dalam KRL

ECONOMICS - BUSINESS

Xiaomi Hadirkan 3 Wearable Baru, Intip Harga dan Speknya

ECONOMICS - BUSINESS

Teddy Viral, Disebut Usir Pejabat dari Gerbong LRT

ECONOMICS - BUSINESS

Josephine Simanjuntak Dorong Warga Pilah Sampah dari Rumah