PANGANDARAN|Atisinews.com – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri pagelaran wayang golek bersama Ki Dalang Anom Kiki Mardani di Lapangan Taruna Cijulang, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (11/10/2026). Kegiatan ini menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus mendukung pelestarian seni budaya tradisional.
Dalam sambutannya, Panglima TNI mengungkapkan apresiasi atas doa dan dukungan masyarakat kepada prajurit TNI yang menjalankan tugas di berbagai daerah. Ia berharap hubungan yang telah terjalin dapat terus dikembangkan melalui sinergi dan kerja sama yang baik antara prajurit dan warga di wilayah penugasan.
“Hatur nuhun doanya untuk TNI yang ada di wilayah-wilayah dan mudah-mudahan bisa bekerja sama dengan masyarakat di wilayah Pangandaran, Cijulang, Tasik, Garut,” tegas Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Pagelaran wayang golek yang dibawakan Ki Dalang Anom Kiki Mardani menghadirkan kesenian khas Sunda yang mengandung pesan moral dan nilai-nilai kehidupan. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, pertunjukan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga tradisi dan warisan budaya agar tetap dikenal oleh generasi penerus.
Kehadiran Panglima TNI dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pendekatan kepada masyarakat dapat dilakukan melalui berbagai ruang, termasuk kegiatan kebudayaan. Interaksi yang terbangun diharapkan memperkuat rasa kebersamaan serta mendukung terciptanya hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat.
Wayang golek sendiri merupakan salah satu kekayaan budaya Jawa Barat yang memiliki nilai seni dan filosofi kehidupan. Pelestariannya membutuhkan dukungan berbagai pihak agar kesenian tradisional tersebut tetap tumbuh dan tidak kehilangan tempat di tengah perkembangan zaman.
Melalui kegiatan ini, TNI dan masyarakat diharapkan terus menjaga komunikasi, memperkuat kerja sama, serta memelihara persatuan. Dukungan masyarakat menjadi bagian penting bagi prajurit dalam menjalankan tugas di daerah, sementara pelestarian budaya menjadi tanggung jawab bersama sebagai bagian dari identitas bangsa.***













